AHS UGM Dorong Penguatan Clinical Research Unit melalui Webinar

Sistem Kesehatan Akademik Universitas Gadjah Mada (AHS UGM) bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM menyelenggarakan Webinar Penguatan Clinical Research Unit (CRU) di Rumah Sakit Jejaring Sistem Kesehatan Akademik sebagai langkah strategis dalam memperkuat integrasi pelayanan klinis, pendidikan, dan penelitian. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen AHS UGM dalam mendorong rumah sakit tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi medis.

Webinar ini dilatarbelakangi oleh tuntutan peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis bukti (evidence-based medicine) serta penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi secara terintegrasi. Dalam Rencana Strategis AHS UGM Tahun 2025, penguatan kapasitas Tridarma anggota AHS ditetapkan sebagai program prioritas, salah satunya melalui pendirian dan optimalisasi tata kelola Clinical Research Unit (CRU) yang profesional, beretika, dan berdaya saing.

CRU dipandang sebagai unit strategis di rumah sakit yang berperan penting dalam memfasilitasi seluruh proses penelitian klinis, mulai dari perencanaan studi, kepatuhan terhadap regulasi dan etik, manajemen data, hingga diseminasi hasil penelitian. Dengan tata kelola yang terstandar, CRU diharapkan mampu mendorong transformasi rumah sakit dari sekadar pengguna ilmu pengetahuan menjadi produsen pengetahuan dan inovasi kesehatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan dan keselamatan pasien.

Namun demikian, pengembangan CRU masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan tata kelola terintegrasi, kesiapan sumber daya manusia, serta optimalisasi kolaborasi antara rumah sakit dan institusi akademik. Melalui webinar ini, AHS UGM menghadirkan forum strategis untuk berbagi pengalaman, praktik baik, serta merumuskan solusi implementatif yang kontekstual dengan kapasitas dan karakteristik rumah sakit akademik di jejaring AHS dan ARSPTN.

Webinar yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu, 20 Desember 2025 ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidang riset klinis. Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad(K), Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, memaparkan model Clinical Research Unit terintegrasi berbasis AHS yang mendorong kolaborasi klinik–akademik untuk keberlanjutan rumah sakit. Sementara itu, Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D., Direktur SDM dan Akademik RSA UGM, menyampaikan prinsip-prinsip penelitian uji klinis yang bermutu dan beretika.

Materi webinar juga dilengkapi dengan paparan dari Dr. dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc., yang membahas fasilitas dan dukungan pendukung CRU, serta sesi diskusi interaktif yang dimoderatori oleh dr. Haryo Bismantara, MPH. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan rumah sakit jejaring AHS dan ARSPTN, pengelola CRU, anggota Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK), peneliti klinis, staf medis, serta perwakilan institusi pendidikan kedokteran.
Melalui kegiatan ini, AHS UGM menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem riset klinis yang berkelanjutan dan kolaboratif. Upaya penguatan CRU sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan) melalui peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis bukti, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan riset dan pendidikan kedokteran, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi lintas institusi dalam sistem kesehatan akademik.

Berita Terkait